Pencemaran Air

Ditulis oleh Administrator Senin, 30 November 2009 09:03

(5 votes, average 3.40 out of 5)

Pencemaran terhadap air permukaan dan air tanah pada umumnya bersumber dari kegiatan industri, pertanian dan rumah tangga. Di Indonesia pada tahun 2007 tercatat ada sekitar 13 ribu industri besar dan menengah yang berpotensi mencemari air permukaan dan air tanah. Jumlah ini meningkat sekitar 29 persen dibandingkan dengan keadaan pada tahun 2004. Sedangkan untuk industri kecil ada sekitar 94 ribu industri yang berpotensi mencemari air permukaan dan air tanah pada tahun 2007. Jumlah ini menurun sekitar 13 % dibandingkan dengan keadaan pada tahun 2005.

 

Air untuk Lahan Pertanian

Ditulis oleh Administrator Senin, 30 November 2009 08:43

Selain untuk kebutuhan rumah tangga, lahan pertanian juga memerlukan air dalam jumlah yang sangat besar. Dalam skala global dari sekitar 3.600 km3 air yang dikonsumsi manusia per tahun, sekitar 69 persen diantaranya dipergunakan untuk sektor pertanian. Bahkan di Asia konsumsi air untuk sektor pertanian mencapai ratarata sekitar 83 persen dari total air yang dikonsumsi manusia.

 

Air Minum

Ditulis oleh Administrator Senin, 30 November 2009 08:20

(1 vote, average 5.00 out of 5)

Kebutuhan air minum untuk rumah tangga di Indonesia pada tahun 2007 sebagian besar atau sekitar 58 persen dipenuhi dari air tanah. Sisanya dipenuhi dari ledeng (Perusahaan Air Minum) sekitar 16 persen, air sungai 3 persen, air hujan 2,6 persen, air kemasan 7,2 persen, mata air 12,6 persen, dan lainnya 0,4 persen. Berdasarkan wilayah kepulauan, Pulau Jawa mempunyai persentase terbesar rumah tangga yang menggunakan air tanah sebagai sumber air minum yaitu sekitar 62 persen. Sementara persentase terbesar rumah tangga yang mengandalkan air sungai dan air hujan sebagai sumber air minum berada di Kalimantan.

 

Link