Air menurut Budaya Sunda:
Ditulis oleh D. Boy Mochran Selasa, 23 Maret 2010 07:54
Air menurut Budaya Sunda:
“Selamat, dalam tahun Saka 952 bulan Kartika tanggal 12 bagian terang hari Hariyang-Kliwon-Ahad wuku Tambir. Inilah saat raja Sunda Maharaja Sri Jayabhupati Jayamanahen Wisnumurti Samarawijaya SakalabuanamandaleswaraninditaHarogowardana Wikramotunggadewa membuat tanda di sebelah Timur Sanghyang Tapak, dibuat oleh Sri Jayabhupati Raja Sunda dan jangan ada yang melanggar ketentuan di sungai ini. Jangan ada yang menangkap ikan di bagian sungai ini mulai dari batas daerah Kabuyutan Sanghyang Tapak dibagian hulu…”
Kabuyutan dalam makna luas adalah tanah air, baik lokal, regional maupun nasional. Dalam konteks ilmu pengetahuan lingkungan saat ini, kabuyutan dapat bermakna sumber daya alam, baik hayati maupun non hayati yang meliputi: lahan, geodiversity, biodiversity (keanekaragaman hayati), yaitu hutan, sungai, gunung, dan lingkungan alam lainnya beserta kandungan isinya. Dengan kata lain, kabuyutan adalah lingkungan hidup kita. Dalam arahan pola umum ini, penekanan terletak pada kandungan kabuyutan sebagai sumber daya alam, hayati dan non hayati beserta tatanan lingkungannya.
Kabuyutan adalah salah satu dimensi paling penting dalam Budaya Sunda. Dimensi ini memuat kandungan multi nilai, diantaranya: ilmu pengetahuan dan teknologi, sejarah dan arkeologi, dan lingkungan, baik sebagai sumber daya ekonomi maupun sebagai perlindungan utuk lingkungan lainnya. Tatar Sunda banyak memiliki warisan kabuyutan dari leluhurnya, baik berupa hutan larangan (hutan lindung) yang meliputi gunung dan bukit, situs purbakala, peninggalan sejarah lainnya, sungai-sungai strategis dan lingkungannya, dan sejenisnya. (http://www.sundanet.com)
Dibaca sebanyak 1123 kaliArtikel Terkait
Terpopuler
- Drainase (3008)
- Potensi Air di Indonesia (2237)
- Pencemaran Air (1966)
- Permasalahan DAS Ciliwung-Cisadane (1866)
- Tata Guna Lahan (1683)
- Air dan Kehidupan (1563)
- Air untuk Lahan Pertanian (1504)
- Pengelolaan Air Adalah: (1483)
- IPAL (Instalansi Pengolahan Air Limbah) Sungai Citepus, Anak Sungai Citarum. (1365)
- Banjir dari Waktu ke Waktu (1 Januari 2010 – 22 Maret 2010) (1308)
- Dewi Air menurut Agama Batak disebut Boru Saniang Naga (1255)
- Air Minum (1223)
Link
- Lowongan Kerja
- Perkumpulan Telapak
- Mitra Air Telapak
- Yayasan Ulayat Bengkulu
- Both ENDS
Both ENDS supports organisations in developing countries to fight poverty and to work towards sustainable environmental management.
- Referensi
- WaterBase
The WaterBase project is an ongoing project of the United Nations University. Its aim is to advance the practice of Integrated Water Resources Management (IWRM) in developing countries. - 5th World Water Forum
The World Water Forum, organized every three years by the World Water Council in close collaboration with the authorities of the hosting country, is the largest international event in the field of water. - Indonesia Law Reporter
The world's changing and so does the provision of legal services.
- WaterBase
Komentar
RSS feed untuk komentar ini.