Bencana dan Kerugiannya
Ditulis oleh Administrator Senin, 30 November 2009 10:51
Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng/kulit bumi aktif yaitu lempeng Indo?Australia di bagian selatan, Lempeng Euro?Asia di bagian utara dan Lempeng Pasifik di bagian Timur. Ketiga lempengan tersebut bergerak dan saling bertumbukan sehingga lempeng Indo?Australia menunjam ke bawah lempeng Euro?Asia dan menimbulkan gempa bumi, jalur gunungapi, dan sesar atau patahan.
Gambar ...: Ilustrasi sistem tektonik lempeng
Penunjaman (subduction) lempeng Indo?Australia yang bergerak relatif ke utara dengan lempeng Euro?Asia yang bergerak ke selatan menimbulkan jalur gempa bumi dan rangkaian gunungapi aktif sepanjang Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara sejajar dengan jalur penunjaman kedua lempeng. Di samping itu jalur gempa bumi juga terjadi sejajar dengan jalur penunjaman, maupun pada jalur sesar regional seperti Sesar Sumatera/Semangko.
Gambar ...: Peta sebaran lempeng tektonik di dunia
Hal ini terlihat dengan terdapatnya sabuk vulkanik (volcanic arc) yang memanjang dari ujung utara Pulau Sumatera, bagian selatan Jawa, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi. Daratan Indonesia memiliki lebih dari 500 gunung berapi dimana 128 diantaranya masih aktif, yang terkenal sebagai Cincin Api Pasifik (ring of fire). Di sisi lain terdapat dataran rendah yang sebagian didominasi oleh rawa-rawa.
Gambar ...: Cincin Api Pasifik (Ring of Fire)
[Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Cincin_Api_Pasifik]
Posisi geografis, kondisi topografis, geologi dan iklim di Indonesia menempatkan Indonesia sebagai sebagai negara yang kaya akan berbagai sumber daya alam dan mineral. Namun di sisi lain, kondisi tersebut membawa konsekuensi logis bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana alam tinggi, seperti letusan gunung api, gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor dan lain sebagainya.
Sumber: BNPB, 2009
Selama kurun waktu 1900-2000, Indonesia berada dalam urutan ke-4 negara yang paling sering mengalami bencana di antara negara-negara lainnya di Asia. Tercatat setidaknya 257 kejadian bencana terjadi di Indonesia dari keseluruhan 2.866 kejadian bencana alam di Asia selama periode tersebut.
Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berdasarkan dari banyaknya bencana tahun 2008 sebanyak 343 kejadian, banjir menempati urutan pertama (58%), yang diikuti angin topan (16%), tanah longsor (12%), banjir dan tanah longsor (7%), gelombang pasang (2%) kebakaran (2%), kegagalan teknologi (1%), kebakaran hutan dan lahan (0,3%), letusan gunungapi (0,3%) dan kerusuhan sosial (0,3 %).
Sumber: BNPB, 2009
Berdasarkan jumlah korban meninggal akibat kejadian bencana tahun 2008, tanah longsor menempati urutan pertama (73 orang), yang diikuti banjir (68 orang), banjir dan tanah longsor (54 orang), kegagalan teknologi (30 orang), gempa bumi (12 orang), angin topan (3 orang) dan kebakaran (3 orang).
Sumber: BNPB, 2009
Sumber: BNPB, 2009
Berdasarkan kerusakan rumah akibat kejadian bencana tahun 2008, banjir menempati urutan pertama (20.046 unit), yang diikuti gempa bumi (8.254 unit), angin topan (2.574 unit), banjir dan tanah longsor (1.396 unit), gelombang pasang/abrasi (1.063 unit), tanah longsor (681 unit) dan kebakaran (396 unit).
Sumber: BNPB, 2009
Dibaca sebanyak 838 kali
Artikel Terkait
Terpopuler
- Drainase (3354)
- Potensi Air di Indonesia (2774)
- Pencemaran Air (2313)
- Permasalahan DAS Ciliwung-Cisadane (2244)
- Tata Guna Lahan (2102)
- Banjir dari Waktu ke Waktu (1 Januari 2010 – 22 Maret 2010) (1873)
- Air dan Kehidupan (1851)
- Air untuk Lahan Pertanian (1847)
- Pengelolaan Air Adalah: (1783)
- IPAL (Instalansi Pengolahan Air Limbah) Sungai Citepus, Anak Sungai Citarum. (1634)
- Dewi Air menurut Agama Batak disebut Boru Saniang Naga (1474)
- Air Minum (1415)
Link
- Lowongan Kerja
- Perkumpulan Telapak
- Mitra Air Telapak
- Yayasan Ulayat Bengkulu
- Both ENDS
Both ENDS supports organisations in developing countries to fight poverty and to work towards sustainable environmental management.
- Referensi
- WaterBase
The WaterBase project is an ongoing project of the United Nations University. Its aim is to advance the practice of Integrated Water Resources Management (IWRM) in developing countries. - 5th World Water Forum
The World Water Forum, organized every three years by the World Water Council in close collaboration with the authorities of the hosting country, is the largest international event in the field of water. - Indonesia Law Reporter
The world's changing and so does the provision of legal services.
- WaterBase