Bencana dan Kerugiannya

(1 vote, average 5.00 out of 5)

Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng/kulit bumi aktif yaitu lempeng Indo?Australia di bagian selatan, Lempeng Euro?Asia di bagian utara dan Lempeng Pasifik di bagian Timur. Ketiga lempengan tersebut bergerak dan saling bertumbukan sehingga lempeng Indo?Australia menunjam ke bawah lempeng Euro?Asia dan menimbulkan gempa bumi, jalur gunungapi, dan sesar atau patahan.

ilustrasisistemtektoniklempeng

Gambar ...: Ilustrasi sistem tektonik lempeng

Penunjaman (subduction) lempeng Indo?Australia yang bergerak relatif ke utara dengan lempeng Euro?Asia yang bergerak ke selatan menimbulkan jalur gempa bumi dan rangkaian gunungapi aktif sepanjang Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara sejajar dengan jalur penunjaman kedua lempeng. Di samping itu jalur gempa bumi juga terjadi sejajar dengan jalur penunjaman, maupun pada jalur sesar regional seperti Sesar Sumatera/Semangko.

petasebaranlempengtektonikduniaGambar ...: Peta sebaran lempeng tektonik di dunia

Hal ini terlihat dengan terdapatnya sabuk vulkanik (volcanic arc) yang memanjang dari ujung utara Pulau Sumatera, bagian selatan Jawa, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi. Daratan Indonesia memiliki lebih dari 500 gunung berapi dimana 128 diantaranya masih aktif, yang terkenal sebagai Cincin Api Pasifik (ring of fire). Di sisi lain terdapat dataran rendah yang sebagian didominasi oleh rawa-rawa.

cincinapipasifikGambar ...: Cincin Api Pasifik (Ring of Fire)

[Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Cincin_Api_Pasifik]

Posisi geografis, kondisi topografis, geologi dan iklim di Indonesia menempatkan Indonesia sebagai sebagai negara yang kaya akan berbagai sumber daya alam dan mineral. Namun di sisi lain, kondisi tersebut membawa konsekuensi logis bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana alam tinggi, seperti letusan gunung api, gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor dan lain sebagainya.

petakerawananbencanaindonesiaSumber: BNPB, 2009

Selama kurun waktu 1900-2000, Indonesia berada dalam urutan ke-4 negara yang paling sering mengalami bencana di antara negara-negara lainnya di Asia. Tercatat setidaknya 257 kejadian bencana terjadi di Indonesia dari keseluruhan 2.866 kejadian bencana alam di Asia selama periode tersebut.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berdasarkan dari banyaknya bencana tahun 2008 sebanyak 343 kejadian, banjir menempati urutan pertama (58%), yang diikuti angin topan (16%), tanah longsor (12%), banjir dan tanah longsor (7%), gelombang pasang (2%) kebakaran (2%), kegagalan teknologi (1%), kebakaran hutan dan lahan (0,3%), letusan gunungapi (0,3%) dan kerusuhan sosial (0,3 %).

kejadianSumber: BNPB, 2009

Berdasarkan jumlah korban meninggal akibat kejadian bencana tahun 2008, tanah longsor menempati urutan pertama (73 orang), yang diikuti banjir (68 orang), banjir dan tanah longsor (54 orang), kegagalan teknologi (30 orang), gempa bumi (12 orang), angin topan (3 orang) dan kebakaran (3 orang).

korbanbencanaSumber: BNPB, 2009

totalkorbanbencanaSumber: BNPB, 2009

Berdasarkan kerusakan rumah akibat kejadian bencana tahun 2008, banjir menempati urutan pertama (20.046 unit), yang diikuti gempa bumi (8.254 unit), angin topan (2.574 unit), banjir dan tanah longsor (1.396 unit), gelombang pasang/abrasi (1.063 unit), tanah longsor (681 unit) dan kebakaran (396 unit).totalrumahsakit

Sumber: BNPB, 2009

 

 Dibaca sebanyak 838 kali

Beri komentar


Kode keamanan
Perbaharui

Link