Banjir dari Waktu ke Waktu (1 Januari 2010 – 22 Maret 2010)

Ditulis oleh Nonet Minggu, 28 Maret 2010 21:56

nonette262[at]gmail[dot]com

Sepertinya banjir telah menjadi hal yang sangat biasa di negeri ini. Bagaimana tidak? Selama beberapa tahun belakangan ini, hampir setap hari berita banjir dari seluruh Indonesia menghiasi berbagai media. Banjir telah menjadi bencana yang semakin meningkat baik frekuensi maupun luasannya.

Banjir yang terjadi di seluruh negeri ini terjadi karena ketidakmampuan tanah untuk menyerap air hujan yang jatuh ke tanah yang pada akhirnya menimbulkan erosi karena adanya aliran permukaan. Pendangkalan berbagai penampung air seperti sungai, waduk, danau dan aliran air lain terus menerus terjadi sehingga penampung air tersebut sudah tidak mampu lagi menampung air hujan. Hampir semua kejadian banjir yang terjadi di Indonesia terjadi akibat meluapnya sungai. Seperti banjir di DKI Jakarta yang disebabkan oleh melupanya Sungai Ciliwung yang sudah tidak mampu lagi menampung air dari sepanjang alirannya.

Kerugian akibat banjir sudah tak terhitung lagi. Bukan hanya harta benda, nyawa pun telah banyak terenggut akibat bencana ini. Berikut adalah rangkuman data banjir yang terjadi di seluruh Indonesia sejak awal tahun 2010 sampai saat tulisan ini dibuat yaitu 22 Maret 2010. Data dirangkum dari berbagai sumber media, baik cetak maupun elektronik. Di luar rangkuman ini masih banyak banjir yang terjadi di seluruh Indonesia selama kurun waktu tersebut. Tulisan ini dimaksudkan agar kita sadar bahwa banjir sudah sangat dekat dengan kita, dimanapun kita berada di negeri ini.

 

 

Bencana dan Kerugiannya

Ditulis oleh Administrator Senin, 30 November 2009 10:51

(1 vote, average 5.00 out of 5)

Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng/kulit bumi aktif yaitu lempeng Indo?Australia di bagian selatan, Lempeng Euro?Asia di bagian utara dan Lempeng Pasifik di bagian Timur. Ketiga lempengan tersebut bergerak dan saling bertumbukan sehingga lempeng Indo?Australia menunjam ke bawah lempeng Euro?Asia dan menimbulkan gempa bumi, jalur gunungapi, dan sesar atau patahan.

 

Link