Kunjungi Blog Cisadane
Banner

TURUN GUNUNG MENCARI AIR

Ditulis oleh Nonet Minggu, 28 Maret 2010 15:06

sudiyah istichomah [nonette262[at]gmail[dot]com]

(Karya Sari). Kedua dusun itu terletak berdampingan, tapi kenapa kondisi keduanya begitu berlainan? Itulah yang terekam dalam pikiran saya ketika saya pulang dari Desa Karyasari, setelah selama hampir 1 minggu saya tinggal disana, akhir tahun 2009 lalu. Tepatnya di Dusun Taman Sari dan Dusun Gunung Sari, Desa Karyasari, Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor. Sungai Cianten yg merupakan salah satu anak Sungai Cisadane, mengalir di pinggir Desa Karyasari.

Selama 5 hari saya di sana, belajar berinteraksi dengan warga di kedua dusun tersebut, dan satu dusun lagi yaitu Sindang Jaya. Saya melihat adanya perbedaan yang mencolok di kedua wilayah tersebut. Perbedaan yang saya maksud adalah kondisi air sebagai salah satu kebutuhan pokok manusia. Kedua dusun tersebut terletak di perbukitan dengan topografi yang tidak rata, tidak jauh dari Taman Nasional Gunung  Halimun Salak. Namun jika dilihat dari ketinggian, Dusun Gunung Sari terletak lebih tinggi.

 

Seribu Pohon Bambu Tapos 2010

Ditulis oleh Administrator Kamis, 25 Maret 2010 07:30

Masyarakat Desa Tapos, dipimpin oleh Mas Hambali berikrar akan menghijaukan kawasan desanya dengan bambu. Seribu pohon bambu akan kami tanam di sepanjang gawir (tebing-red) dan sempadan sungai. Bambu adalah tanaman yg kami percaya bisa menjaga tanah agar tidak longsor dan juga air agar tetap mengalir.

selanjutnya

 

Anak Sungai Cikaniki versi Gurandil

Ditulis oleh Hari Kikuk Jumat, 12 Februari 2010 00:00

(3 votes, average 3.67 out of 5)

hari_kikuk_kikuk[at]yahoo[dot]com

Istilah gurandil identik dengan penambang emas liar di seputaran Gunung Pongkor. Sesungguhnya Gurandil adalah nama salah satu desa di Kecamatan Nanggung. Banyak penduduk desa ini pergi menjadi penambang emas. Dalam perkembangannya istilah gurandil menjadi terkenal untuk menunjukkan para penambang emas lokal, baik yg berasal dari Desa Gurandil atau desa lainnya.

Daftar anak sungai berikut ini didapat dari para gurandil yg secara rutin bulak-balik melintasi sungai-sungai ini. Para gurandil ini menggunakan angkot sejauh 20 km untuk masuk mencapai kawasan Gunung Pongkor. Mereka tahu bahwa sungai-sungai ini merupakan anak Sungai Cikaniki, yg kemudian masuk menjadi Sungai Cisadane di daerah Cianten.

selanjutnya

 

Halaman 1 dari 2

«MulaiSebelumnya12SelanjutnyaAkhir»

Link