Karakteristik Kunci Pendekatan Negosiasi

(0 votes, average 0 out of 5)
Perbedaan yang pokok antara Pendekatan NA dan apa yang disebut pendekatan partisipatori adalah bahwa NA memusatkan perhatian untuk meyakinkan agar para aktor lokal dikuatkan untuk mampu bernegosiasi dengan pihak terkait lainnya. Juga agar bisa memprakarsai proses-proses pengambilan keputusan, dan untuk mengembangkan strategi-strategi pembangunan dan memasukkan inisiatif ini ke dalam proses-proses pengambilan keputusan di tingkat regional, DAS, dan  tingkat nasional. Sementara pendekatan partisipatori yang ada saat ini, mengenali adanya kebutuhan aktor lokal untuk bereaksi terhadap proposal-proposal dan alternatif-alternatif pengelolaan yang ada ditawarkan, daripada mempertimbangkan elemen utama apa saja yang  seharusnya ada dan diperlukan sesuai dengan kondisi DAS tersebut.

 read more

Perbedaan dasar antara negosiasi – partisipasi:

pada prakteknya partisipasi punya kecenderungan untuk menghindari konflik – sedangkan NA lebih fleksibel, proses pendekatan yang  lebih interaktif yang  melihat konflik sebagai alternatif sumber energi dalam terjadinya suatu perubahan.

 

Walapun peta dasar (blue-print) NA tidak bisa diresepkan, elemen-elemen berikut membentuk karakter NA. Dan bisa digunakan sebagai check-list bagi siapa yang  tertarik dalam mengimplementasikan NA.

  • Penguatan (empowerment) aktor lokal.
  • Masuknya pengguna air lokal ke dalam semua level proses pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan.
  • Memberi mandat kepada aktor lokal untuk mengemban tugas dan tanggungjawab dimana mereka tepat dan berpengetahuan baik (subsidiary principle).
  • Menggunakan kebijakan yang  ada, struktur pengambilan keputusan yang  berlaku, untuk melibatkan LSM dan aktor lokal.
  • Menggunakan alat dan instrumen kerja yang  ada, meminta Technical Assistance dari ahli yang ada.
  • Tidak ada blue-print: inovasi tiada henti, terus mencari peluang dan kesempatan baru, menggunakan pengetahuan yang  ada untuk membentuk kebijakan yang  baru.
  • Interaktif, proses terbuka yang mampu bereaksi terhadap rintangan-rintangan yang tersembunyi yang datang selama proses, seperti lokal agenda dan interest lama yang  sudah ada sebelumnya.
 Dibaca sebanyak 760 kali

Beri komentar


Kode keamanan
Perbaharui

Link