Tiga Pendekatan dan Metodologi
Ditulis oleh Rita Mustikasari Kamis, 10 Desember 2009 21:35
Pendekatan yg dilaksanakan dalam projek ini berjalan setahap demi setahap dan proses pembelajaran yg kita lakukan disertai dengan cara bagaimana kita mempraktekkannya (learning by doing). Staf proyek terdiri dari anggota Telapak dan 3 mitra air dari organisasi berbeda, dan akan dibimbing oleh seorang advisor internasional. Ketiga organisasi mitra air Telapak adalah: Yayasan Ulayat Bengkulu (YUB) di Bengkulu, Perkumpulan Bumi Sawerigading (PBS) di Palopo dan Yascita di Kendari. Telapak juga akan berfungsi sebagai fasilitator penyedia jasa dan fasilitas yg dibutuhkan (backstopping services & facilities). Masing-masing anggota dari tim proyek ini akan mendistribusikan pengalaman dan pengetahuan yg didapat kepada organisasinya masing-masing.
Direncanakan akan diadakan 8 kali pertemuan dalam jangka waktu 2,5 tahun. Beberapa hasil antara akan dijadwalkan diproduksi. Dalam pertemuan ini dilakukan: penulisan dan diskusi output antara, pemberian kuliah dasar teori yang berhubungan dengn topik terkait, bertukar pengalaman antar sesama anggota dan pembelajaran yg didapat dari projek ini dirumuskan bersama yg kemudian dikombinasikan dengan pendekatan teori pengelolaan air. Pertemuan-pertmuan ini akan diadakan bergiliran pada 3 DAS berbeda.
Ruang Lingkup: IWRM (Integrated Water Resources Management - Integrasi Manajemen Sumberdaya Air) meliputi keseluruhan tugas tanggung jawab pengelolaan sumberdaya air ini (termasuk pengaturan informasi dan pengetahuan) dan akan mempertimbangkan seluruh pengguna air. Manajemen lahan tanah dan hutan juga akan dipertimbangkan hubungannya dengan pengelolaan air.
Rita Mustikasari, Telapak ( Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya )
Rob Koudstaal, advisor ( Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya )
Hisma Kahman, PBS ( Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya )
Tentang CDP IWRM NA
Ditulis oleh Rita Mustikasari Kamis, 10 Desember 2009 21:34
2. Tentang CDP IWRM NATujuan umum adalah: untuk mengembangkan kapasitas diri Telapak dan mitra-mitranya agar mampu berperan pada tataran pengelolaan sumberdaya air di Indonesia, yang tentunya sesuai dengan misi yang kita emban, adanya distribusi dan akses masyarakat terhadap sumberdaya air dan lahan yg berlangsung secara adil dan merata.
Tujuan utama dari projek pengembangan kapasitas ini, identifikasi dan ditemukannya aksi-aksi lokal di tingkat masyarakat yang dapat meningkatkan kesadaran dan dapat menggerakan masyarakat untuk terlibat langsung ke dalam pengelolaan air. Telapak juga diharapkan dapat mengidentifikasi dan mengembangkan aktivitas ekonomi lokal yang akan berpengaruh terhadap perlindungan dan pemanfaatan sumberdaya air.
Lebih spesifiknya proyek pengembangan kapasitas ini bertujuan untuk mencapai dua hal secara bersamaan. Pertama adalah pelaksanaan training yang akan diberikan ke staf Telapak dan mitra airnya, yang akan terlibat dalam pengelolaan sumberdaya air, baik yang secara langsung menjadi anggota dari RBC (River Basin Council – Badan Pengelola DAS) atau N/PWC (National Water Council – Dewan Air Nasional atau Provinsi), atau secara tidak langsung yaitu mendukung organisasi masyarakat sipil CSO untuk berpartisipasi aktif dalam RBC atau N/PWC. Kedua, menghasilkan material berupa dokumen dan panduan dalam pengelolaan air. Dokumen ini mencerminkan identitas Telapak dan mitranya dalam sejauh mana keterlibatan dalam pengelolaan sumberdaya air sudah dilaksanakan.
Hasil akhir dari proyek ini adalah sebuah dokumen yg menguraikan bagaimana konsep dan alat untuk pelaksanaan Pendekatan Negoisasi dalam IWRM (Integrated Water Resources Management- Integrasi Manajemen Sumberdaya Air) yang digali dari kerja-kerja Telapak dan mitra airnya. Dokumen ini akan digunakan untuk pelatihan-pelatihan lanjutan, outreach dan pengaturan data dan informasi dalam bidang keairan.
Informasi Tentang Telapak Dan Proyek Pengembangan Kapasitas
Ditulis oleh Rita Mustikasari Kamis, 10 Desember 2009 21:32
(CDP IWRM NA: Capacity Developement Project on Negotiated Approach to Integrated Water Resource Management)- Tentang TELAPAK
Telapak mempromosikan pendekatan bottom-up (dari level bawah ke level atas) dalam pengelolaan dan penggunaan sumberdaya alam secara adil dan berkelanjutan di Indonesia. Organisasi ini berbasis keanggotaan, bekerja bersama masyarakat adat, petani dan nelayan, untuk berbagai isu, di berbagai daerah, dan dalam peran dan fungsi yg berbeda.
Sampai saat ini, Telapak telah bekerja dalam isu hutan dan laut, mendorong komunitas kecil masyarakat untuk meningkatkan taraf kehidupannya. Pelajaran-pelajaran yang didapat dari proyek sebelumnya, permasalahan illegal loging menunjukkan pentingnya air yang berhubungan langsung dengan DAS terutama antara aktivitas di hulu yang berhutan dengan kondisi budaya asli setempat dan manajemen yang ramah lingkungan, dan di sisi lain daerah hilir, kaitannya dengan aktivitas pertanian dan kehidupan perkotaan dan industri. Hal ini menginspirasi Telapak untuk melihat lebih baik dari komunitas yg berbasis aktivitas hutan ke pengelolaan air terpadu dan pendekatan menyeluruh terhadap DAS.
Halaman 1 dari 2
Terpopuler
- Drainase (3072)
- Potensi Air di Indonesia (2315)
- Pencemaran Air (2018)
- Permasalahan DAS Ciliwung-Cisadane (1936)
- Tata Guna Lahan (1737)
- Banjir dari Waktu ke Waktu (1 Januari 2010 – 22 Maret 2010) (1703)
- Air dan Kehidupan (1607)
- Air untuk Lahan Pertanian (1551)
- Pengelolaan Air Adalah: (1536)
- IPAL (Instalansi Pengolahan Air Limbah) Sungai Citepus, Anak Sungai Citarum. (1418)
- Dewi Air menurut Agama Batak disebut Boru Saniang Naga (1291)
- Air Minum (1253)
Link
- Lowongan Kerja
- Perkumpulan Telapak
- Mitra Air Telapak
- Yayasan Ulayat Bengkulu
- Both ENDS
Both ENDS supports organisations in developing countries to fight poverty and to work towards sustainable environmental management.
- Referensi
- WaterBase
The WaterBase project is an ongoing project of the United Nations University. Its aim is to advance the practice of Integrated Water Resources Management (IWRM) in developing countries. - 5th World Water Forum
The World Water Forum, organized every three years by the World Water Council in close collaboration with the authorities of the hosting country, is the largest international event in the field of water. - Indonesia Law Reporter
The world's changing and so does the provision of legal services.
- WaterBase